Candle light


sebuah lilin di sudut ruangan,
apinya yang temaram, memancarkan kehangatan
dengan sejuta asa dan harapan yang ia punya
terpaan angin membuat api itu menari-nari, nyaris padam.
namun ia berusaha, berusaha menjaga apinya
walau itu sulit, karena ia yakin akan harapannya
Hingga hari terus berganti, 
tubuhnya terus memendek, karena api yang dijaganya
namun ia masih tetap berusaha menjaga api itu, 
hingga saatnya, tubuhnya sudah tak bisa lagi menjaga api itu,
dan saat itu dia sadar bahwa harapan yang diyakininya, tak terjadi, tak akan pernah terjadi.
Kemudian terpaan angin lembut mematikan apinya, mematikan asa dan harapannya.

0 komentar:

Poskan Komentar